Pengambilan Sabuk Hijau PSHT Ranting Gunung Anyar di Kebun Raya Mangrove Surabaya

Foto: Kangmas Jupriyanto saat memberikan Ke-SH-an

Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Gunung Anyar Cabang Surabaya mengadakan acara pengambilan sabuk hijau di Kebun Raya Mangrove Surabaya pada hari minggu 16 November 2025. Acara ini menjadi momen penting bagi anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT)  yang telah berhasil menyelesaikan tahapan latihan dan memenuhi persyaratan untuk naik tingkat ke sabuk hijau.

Kebun Raya Mangrove Surabaya, yang terletak di kawasan Gunung Anyar, dipilih sebagai lokasi acara karena menawarkan suasana yang unik dan menyatu dengan alam. Dengan koleksi 59 jenis tanaman mangrove, kebun raya ini tidak hanya menjadi tempat konservasi, tetapi juga ruang terbuka hijau yang memberikan kesejukan dan ketenangan.

Acara pengambilan sabuk hijau ini dihadiri oleh para Pengurus Ranting Gunung Anyar serta pengurus Rayon dan Pamter wilayah Timur. Sabuk hijau dalam ajaran Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT)  melambangkan tingkat kemampuan dan pemahaman yang lebih tinggi terhadap teknik dasar, jurus, dan filosofi SH Terate. Anggota yang menerima sabuk hijau diharapkan dapat mengamalkan ajaran Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT)  dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi contoh yang baik bagi anggota lainnya.

Dalam sebuah kesempatan, Ketua Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Gunung Anyar Kangmas Jupriyanto yang akrab disapa Mas Jupri, memberikan petuah mendalam mengenai pentingnya adab bagi seluruh anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT). Menurutnya, adab bukan hanya sekadar sopan santun, melainkan fondasi utama yang harus dimiliki setiap anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT).

Kangmas Jupri menekankan bahwa meskipun ilmu bela diri dan teknik persilatan sangat penting dalam Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), adab jauh lebih tinggi nilainya. Ilmu tanpa adab, kata beliau, bisa menjadi bumerang dan disalahgunakan untuk hal-hal yang merugikan diri sendiri dan orang lain. Lebih lanjut, Mas Jupri menjelaskan bahwa adab harus tercermin dalam tindakan sehari-hari, baik di dalam maupun di luar organisasi Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT). 

Mas Jupriyanto berharap agar seluruh anggota Persaudaraan SH Terate Ranting Gunung Anyar  dapat menjadikan adab sebagai identitas diri. Dengan memiliki adab yang baik, anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT)  tidak hanya menjadi pendekar yang hebat, tetapi juga menjadi manusia yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Petuah ini diharapkan dapat menjadi pedoman bagi seluruh anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Surabaya dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.

Dengan diadakannya acara pengambilan sabuk hijau di Kebun Raya Mangrove Surabaya, Kangmas Jupri mengharapkan para anggota SH Terate Ranting Gunung Anyar dapat semakin mempererat tali persaudaraan antar anggota SH Terate Ranting Gunung Anyar dan meningkatkan semangat untuk terus belajar dan mengembangkan diri. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar dan masyarakat Surabaya.

 

Pewarta: Kjstvsurabaya


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Safari Humas Bersama Lembaga Hukum dan Advokasi (LHA) , Pamter SH Terate Cabang Surabaya di Kampus Dr. Sutomo (Unitomo) Surabaya

PSHT PEDULI Ranting Sukolilo Cabang Surabaya Galang Dana Korban Banjir Sumatra

Di Makam Putat Jaya Pengambilan Sabuk Hijau SH Terate Ranting Sawahan Cabang Surabaya